khazanah

selamat membaca
Selasa, 07 Mei 2013

Fungsi-fungsi manajemen Pendidikan

1;">            Fungsi-fungsi manajemen Pendidikan
            Manajemen  adalah merupakan  bagian dari proses pemanfaatan semua sumber daya melalui orang lain, serta bekerja sama dengannya, Proses ini dilaksanakan  untuk satu  tujuan bersama dengan  efektif,  serta efesien juga  produktif.
            Manajemen yang ada  sekolah atau madrasah bisa  diberi makna dari beberapa sisi sebagai berikut:

a. Manajemen pendidikan  adalah sebagai kerja sama untuk mencapai tujuan
b. Manajemen Pendidikan sebagai  bagian dar proses untuk mencapai tujuan pendidikan itu
c. Manajemen pendidikan  merupakan suatu sistem
d. manajemen pendidikan sebagai  bagian dari upaya pendayagunaan sumber-sumber yang ada  untuk mencapa tujuan pendidikan.
e. Manajemen Pendidikan sebagai  bagian kepemimpinan manajemen.
f. Manajemen pendidikan sebagai proses  untuk pengambilan keputusan
g.Manajemen pendidikan dalam pengertian yang sempit  diartikan sebagai kegiatan ketatausahaan. [2]
            Dalam aflikasinya, peranan manajemen sangatlah  ditentukan oleh fungsi-fungsi manajemen. Fungsi-fungsi inilah yang menjadi bagian  inti dari manajemen itu sendiri, fungsi –fungsi manajemen menurut ramayulis adalah sebagai berikut:
a.Perencanaan (Planing)
       Perencanaan adalah langkah pertama yang harus benar-benar dilaksanakan  oleh manajerjuga  para pengelola pendidikan Islam, sebab sistem perencanaan yang meliputi tujuan, dan sasaran, serta target pendidikan Islam harus didasarkan pada situasi dan kondisi sumber daya yang dipunyai. DiDalam menetapkan  perencanaan perlu diadakan penelitian terlebih dahulu secara seksama juga  akurat. Kesalahan didalam  menetukan perencanaan pada Pendidikan Islam akan berakibat sangatlah fatal bagi keberlangsungan pendidikan Islam itu sendiri. Perencanaan tersebut harus tersusun secara rafi dan sisitematis, juga rasional. Agar muncul pemahaman yang sangat mendalam terhadap perencanaan itu sendiri.
       Pemahaman yang demikian bisa  diambil makna yang tersirat dari firman Allah sebagai berikut:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah pada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Al –Hasyr :18)
                Perencanaan pada  pendidikan Islam bukan hanya diarahkan pada  kesempatan dan pencapaian  kesempurnaan dan pencapaian kebahagian di dunia semata namun lebih jauh dari itu  diarahkan pula kepada kesempurnaan ukhrawi secara berimbang.
            Dalam manajemen Pendidikan Islam perencanaan itu meliputi:
- penelitian prioritas agar  supaya pelaksanaan pendidikan berjalan efektif, sesuai dgn  prioritas kebutuhan supaya  melibatkan semua  komponen yang terlibat langsung dalam proses pendidikan itu.
- Penetapan tujuan sebagai garis pengarahan juga  sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan dan hasil  dari pendidikan.
- Formulasi prosedur sebagai bagian dari tahapan-tahapan  rencana tindakan
- Penyerahan tanggung jawab baik kpd  individu maupun  kelompok-kelompok
            b. pengorganisasian (Organizing)
                        Pengorganisasian darim sistem pendidikan Islam merupakan implementasi dari perencanaan yang telah ditentukan  sebelumnya. Dalam pengorganisasian perlu dilihat semua kekuatan serta sumber daya manusia maupun sumber daya non manusia. Sumber daya manusia ditentukan dalam struktur keorganisasian, pola tata cara kerja, prosedur, dan iklim organisasi secara transparan. Dengan demikian dalam aktifitas operasionalnya mampu berjalan dengan teratur juga sistematis.
              Sebuah organisasi pada  manajemen pendidikan Islam akan  bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan apabila  konsisten dengan prinsip-prinsip yang mendesain perjalanan organisasi. Adapun prinsip tersebut adalah: (1) kebebasan, (2) keadilan, (3) musyawarah.
            c. Penggerakan (actuating)
                        Penggerakan dalam bidang  pendidikan Islam merupakan suatu upaya untuk memyuguhkan arahan  serta bimbingan dan dorongan kepada seluruh SDM dari  personil yang ada di dalam suatu organisasi mampu menjalankan tugasnya dengan penuh  kesadaran yang tinggi.
                        Dalam ilmu manajemen ada  beberapa istilah yang memiliki pengertian yang sama dengan actuating. Motivating  yaitu usaha memberikan  motivasi kepada seseorang supaya mau melakukan suatau  pekerjaan, directing yaitu ialah  menunjuk orang lain agar supaya  mau melaksanakannya, staffing menyimpan seseorang pada sustu pekerjaan supaya  yang bersangkutan  memiliki kemauan  mengerjakan perbuatan yang  sudah menjadi tanggung jawabnya, leading memberikan bimbingan juga  arahan kepada seseorang sehingga orang tersebut ingin  melaksanakan  pekerjaan tertentu.
                        Semua pekerjaan tersebut sangat erat kaitannya dengan motivasi. Sedang motivasi  itu adalah inti daripada  actuating itu sendiri . Motivasi adalah inti kaadaan dalam diri seseorang yang  bisa mendorong,  serta mengaktifkan, juga  menggerakan, yang mengarahkan / menyalurkan prilaku  pada  tujuan. Motivasi memiliki kaitan yang  sangat erat dengan niat. Keduanya mempunyai hubungan yang sama-sama  mempengaruhi. Niat dalam Islam memiliki dua fungsi, yaitu: (1) mengesahkan amal ibadah. Dan (2) membedakan suatu aktifitas ibadah dengan aktivitas bukan  ibadah . Dengan adanya niat aktivitas daklam  ibadah muncul bukan diarahkan  pada gaji, dan harta, ataupun benda materil lainnya,  akan tetapi diarahkan kepada keridaan Allah SWT.
            d. Pengawasan (controlling)
             Pengawasan adalah  merupakan keseluruhan upaya pengamatan pelaksanaan kegiatan operasional guna menjamin bahwa semua  kegiatan tersebut sesuai dengan rencana yang telah dirumuskan  sebelumnya. Pengawasan dalam manajemen merupakan fungsi  yang terakhir dalam sistem manajemen.
            Pengawasan dalam pendidikan Islam merupakan pengawasan yang sangat  komplek, pengawasan material dan pengawasan spiritual, adanya keyakinan bahwa kehidupan ini bukanlah dimonitor oleh seorang  manajer ataupun  atasan saja, namun merasa  langsung diawasi oleh Allah SWT.

            Firman Allah SWT

Katakanlah: "Jikalau kamu Menyembunyikan apa yang ada didalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah akan Mengetahuinya". Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi ini  dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.(Q.S Ali Imran : 29)
                        Sistem pengawasan atau pengendalian dari sistem manajemen dalam pendidikan Islam adalah tindakan sistematis yang  bisa menjamin bahwa aktivitas operasionalnya bener-benar mengacu pada perencanaan yang sudah  ada. Pengawasan ini bukan hanya berlangsung ketika proses manajemen pendidikan Islam telah selesai. Akan tetapi pengawasan ini senantiasa diberlakukan sejak menetukan perencanaan maupun melaksanakan proses pengorganisasian itu. Hal ini merupakan bagian  pengawasan berlangsung yang senantiasa dilakukan  kapanpun dan dimanapun








[1] Ibid. hal 260
[2] Suryo subroto, Manajemen pendidikan di Sekolah, (Jakarta:Rineka Cipta,2010) cet ke-2. Hal 15
Title: Fungsi-fungsi manajemen Pendidikan; Written by Huzaeni Ridwan; Rating: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Sample Footer